Besi cor kelabu, dikenal karena mikrostrukturnya yang unik, menggabungkan matriks seperti baja dengan serpihan grafit yang tertanam. Struktur ini mengklasifikasikan besi cor menjadi tiga jenis utama berdasarkan komposisi matriksnya: feritik, perlitik, dan campuran ferit-perlit.
Sifat mekanis besi cor kelabu secara mendasar dipengaruhi oleh struktur matriks dan morfologi grafit. Grafit berbentuk serpihan berfungsi sebagai peningkat tegangan alami, terutama pada tepi tajam, yang menyebabkan konsentrasi tegangan. Hal ini mengakibatkan kekuatan tarik, daktilitas, dan ketangguhan yang jauh lebih rendah dibandingkan baja cor, meskipun kekuatan tekannya tetap sebanding. Oleh karena itu, besi cor kelabu sering dianggap memiliki kinerja mekanis sedang hingga terbatas dalam keluarga besi cor.
Matriks memainkan peran penting dalam kinerja. Besi cor abu-abu feritik, dengan serpihan grafit kasarnya, menawarkan kekuatan dan kekerasan terendah, sehingga membatasi penggunaannya secara industri. Besi cor abu-abu perlitik, yang dicirikan oleh dispersi grafit lebih halus, memberikan kekuatan dan kekerasan yang lebih unggul, menjadikannya pilihan utama untuk komponen-komponen kritis. Matriks ferit-perlit, dengan grafit yang relatif lebih tebal, menghasilkan sifat-sifat antara.
Meskipun memiliki keterbatasan mekanis, besi cor abu-abu unggul dalam atribut operasional utama: kemampuan cor yang sangat baik, peredaman getaran superior, ketahanan aus tinggi, kemampuan mesin yang baik, sensitivitas takik rendah, serta efektivitas biaya yang cukup tinggi. Keuntungan-keuntungan ini memastikan penerapannya yang luas di berbagai industri.
Aplikasi Khas Berdasarkan Kelas:
-
Kelas 100 & 150: Digunakan untuk penutup, roda tangan, rangka, rumahan, meja kerja, badan pompa, katup, pipa, dan roda gila.
-
Kelas 200 & 250: Cocok untuk silinder, roda gigi, blok mesin, liner silinder, piston, transmisi, tromol rem, dan komponen kompresor.
-
Kelas 300: Digunakan pada peralatan mesin berat, rangka press, komponen hidrolik tekanan tinggi, ring piston, poros nok, poros engkol, dan kepala silinder.
Untuk spesifikasi teknis terperinci dan kesetaraan material menurut standar DIN, ISO, ASTM, dan GB, silakan merujuk pada panduan perbandingan material besi cor kelabu lengkap kami.
